Pendahuluan Dalam penelitian kuantitatif, khususnya pada bidang sosial, pendidikan, psikologi, dan manajemen, pengukuran konstruk laten menjadi aspek yang sangat krusial. Konstruk seperti sikap, motivasi, kepuasan, atau persepsi tidak dapat diukur secara langsung, melainkan direpresentasikan melalui sejumlah indikator. Oleh karena itu, validitas dan reliabilitas instrumen pengukuran menjadi prasyarat utama agar hasil penelitian dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Salah satu pendekatan statistik yang digunakan untuk menguji kesesuaian antara teori dan data empiris dalam pengukuran konstruk adalah Confirmatory Factor Analysis (CFA) . Berbeda dengan pendekatan eksploratif, CFA digunakan ketika peneliti telah memiliki model teoritis yang jelas mengenai struktur faktor dan hubungan antara indikator dengan konstruk laten. CFA memungkinkan pengujian apakah data empiris mendukung model pengukuran yang telah dirumuskan berdasarkan teori. Dalam praktik akademik, mahasiswa dan peneliti ...
La Academic
Our Goal is to share open access learning materials, help students to publish article faster, to analyze data efficiently, Academic Writing Support.